Tanaman Obat

Manfaat Tumbuhan Keluarga (TOGA) Untuk Masyarakat Sekitar

Tumbuhan obat merupakan salah satu produk Hasil rimba Bukan Kayu (HHBK) yang punya potensi besar untuk dikembangkan. Berbagai produk tanaman obat baik yang berasal dari hutan maupun budidaya punya peluang yang baik, dikarenakan fungsi yang terkandung di dalamnya mampu menunjang manusia untuk menjaga kesehatannya. Penyakit-penyakit degeneratif layaknya hipertensi, jantung koroner, stroke, diabetes miletus dan lain-lain telah menurunkan mutu hidup manusia, agar tumbuhan obat mampu berperan untuk mengatasi penyakit-penyakit tersebut. https://parsabakery.com/

TOGA merupakan singkatan dari tanaman obat dan keluarga yang telah umum ditemukan di kawasan pedesaan. Selain berfaedah sebagai penghijau lingkungan tanaman TOGA terhitung mampu dimanfaatkan sebagai obat atau jamu yang kemudia dijuluki apotek hidup. Beberapa fungsi dari menanam tanaman TOGA yakni :

Sebagai obat alami untuk keluarga : Dengan tanaman yang ditanam sendiri, kami mampu mengobati aneka ragam penyakit. Mulai dari penyakit enteng layaknya panas dan flu, sampai penyakit berat layaknya jantung dan asam urat.

Memperindah tempat tinggal : Jika idamkan punya penampilan pekarangan yang alami dan berbeda bersama dengan tanaman hias terhadap umumnya, maka tanaman obat mampu menjadi pilihan yang tepat.

Peluang binis : Mengingat tingginya keperluan tanaman obat baik di dalam konsumsi khusus maupun umum, maka kami mampu menggunakan perihal ini menjadi usaha menjual membeli tanamn obat bersama dengan prospek yang menjanjikan.

Bahan campuran jamu tradisional : Beberapa model tanaman TOGA mampu dimanfaatkan sebagai bahan campuran jamu antara lain temu lawak, brotowali dan jinten hitam.

Bahan makanan sehari-hari : Kemangi, daun seledri, daun pepaya, blutru, jahe, bawang, dan sebagainya merupakan contoh model tanaman TOGA yang mampu diolah menjadi makanan sehari-hari.

Beberapa contoh dari tanaman obat keluarga (TOGA) antara lain :

Serai : Tanaman serai mengandung terapeutik untuk meredakan stress, antipireti untuk meredakan demam dan menahan infeksi tenggorokan, serta meredakan nyeri (sakit perut, sakit kepala, nyeri sendi, nyeri otot, kram saluran pencernaan, kram otot, dan sakit perut).

Bawang putih : Bawang putih mengandung senyawa sulfur bioaktif yang berfaedah di dalam kurangi resiko di serang kanker. Selain itu, bawang putih berfaedah menurunkan tekanan darah tinggi, kurangi kadar kolesterol, menahan jerawat, mengobati sakit gigi, menaikkan imunitas, dan mengobati flu.

Jahe : Bermanfaat di dalam mengatasi batuk dan rematik, memperlancar peredaran darah, mengatasi perut kembung, mengobati migrain, mengatasi perut buncit, dan menurunkan tekanan darah.

Lengkuas : Lengkuas mampu meredakan peradangan, mengandung analgesik dan antipiretik menunjang menurunkan demam, mengatasi penyakit saluran pernafasan (bronkitis parah dan batuk), serta efisien di dalam mengobati panu.

Lidah buaya : Lidah buaya mengandung antioksidan yang mampu menaikkan energi tahan tubuh yang lemah, kurangi infeksi, mengobati luka bakar, menaikkan nafsu makan, mengatasi sembelit kronis, serta menutrisi kulit dan rambut.

Jeruk nipis : Memiliki fungsi meredakan batuk, mengatasi asam urat, menaikkan imunitas, menahan kanker, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan berat badan, dan meredakan radang tenggorokan.